Musik Indonesia Tetap Eksis Dikarenakan Label-Label Rekaman Ini

Musik Indonesia Tetap Eksis Dikarenakan Label-Label Rekaman Ini – Terhitung sudah dua tahun belakang, dapat dilihat perkembangan musik independen Indonesia tengah hits hitsnya. Hal ini sangat mudah terlihat dari jumlah label rekaman independen yang selalu terus terus-an muncul di Indonesia setahun terakhir ini. Bahkan menurut data sudah tercatat di setahun belakangan ini label rekaman independen mencapai status terbanyak dalam sejarah permusikan Indonesia, dan terus memberikan signal bahwa jumlah label independen musik akan terus selalu bertambah sampai beberapa tahun ke depan.

Peningkatan semangat pendirian label independen ini didasari oleh penggemar musik yang semakin piawai dalam menggunakan internet khususnya sosial media untuk akses informasi yang dibutuhkan untuk mendirikan perusahaan rekaman independen sendiri. Ditambah lagi biaya produksi yang terhitung semakin terjangkau (karena label digital sangat murah, juga percetakan kaset murah hingga format ini digemari kembali dalam waktu beberapa tahun terakhir).

Dengan mudah kalian dapat menyambangi acara musik underground judi slot terpercaya atau bisa juga record fair, serta mengetik kan “Indonesia” di soundcloud ataupun Bandcamp untuk menemukan label rekaman independent baru yang kemungkinan dapat menjadi label rekaman kesukaan anda. Tetapi, bagaimana membandingkan dari label yang biasa saja, dengan rumah produksi rekaman yang tawarkan koleksi musik tentukan tanding? Bagaimana kita dapat mengetahui, ucapkanlah, mana label indie yang kece dari Bandung atau Malang? Tenang saja, tulisan ini dibuat untuk membantu kalian menemukan rekomendasi label-label musik independen terbaik di Indonesia,

1. Nanaba Records

Musik Indonesia Tetap Eksis Dikarenakan Label-Label Rekaman Ini

Nanaba Records adalah label baru yang berspesialisasi dalam pola kaset. Dibangun di 2014, Nanaba cuman melaunching pola kaset (nanti melaunching seksi khusus CD, Misashi Records) dan benar-benar produktif keluarkan rilisan—praktik yang dilanjutkan sampai sekarang. Ajaib jika label ini mampu menyeimbangi kualitas dengan jumlah. Digerakkan oleh salah satunya pemilik label paling ria di Indonesia daftar slot online, Jodi Setiawan yang bermain di band dream pop Peonies, daftar Nanaba meliputi city-pop Jepang (Ikkubaru), arena-rock (Lightcraft), punk rock liar (The Kuda), dan ada banyak varian lainnya. Label ini raih banyak momen karena melaunching kaset edisi terbatas dari album-album yang semula cuman di-launching berbentuk CD (Kaveh Kanes, Sigmun, Mocca), yang sampai sekarang masih jadi sasaran banyak kolekor karena kelangkaan dan packagingnya yang baik.

2. Tandem Tapes

label independen

Seperti label ekspat, Tandem Tapes dibangun oleh Morgan McKellar, masyarakat Australia yang berpindah ke Jakarta 2 tahun lalu. Jadikan Tandem sebagai langkah slot 888 untuk cari aktivitas di negara asing dan cari rekan baru, McKellar menyengaja mendampingkan dua musikus dari negara yang berbeda—biasanya Indonesia dan satu negara lain—yang mendatangkan musik yang berlainan.

Faktor pembanding khusus Tandem dari label yang lain ialah pengabdiannya pada musik uji cobatal yang tidak selamanya gampang didengarkan, tetapi memberi pengalaman baru. Stabilitas dalam artwork hitam-putih noir kekinian membuat peluncuran Tandem sangat direkomendasikan untuk dikoleksi.

Be the first to leave a reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *