Tag: Label Rekaman Independen

DAFTAR LABEL REKAMAN BERPENGARUH DI INDONESIA

DAFTAR LABEL REKAMAN BERPENGARUH DI INDONESIA

Label rekaman atau juga dikenal sebagai perusahaan rekaman merupakan perusahaan yang bertugas untuk mengelola rekaman musik artis dan bertanggung jawab dalam penjualannya, termasuk di dalamnya adalah promosi juga perlindungan hak cipta. Label musik biasanya memang membuat kontrak dengan artis-artis musik juga dengan managernya. Biasanya label musik juga aktif dalam mencari artis baru yang memiliki potensi yang layak untuk dikembangkan juga didengarkan oleh banyak orang. Tentu dalam hal ini bisa kita bilang label rekaman merupakan salah satu bagian penting dari industri musik.

Di dalam Tanah Air sendiri, industri musik juga telah mengalami banyak perubahan jika kita bandingan dengan sepuluh atau bahkan dua puluh tahun lalu. Karena hal ini dipengaruhi oleh besarnya demand pasar akan musik yang lebih variatif hingga tentu saja membuat para label rekaman menjadi semakin lebih semangat menunjukkan daya saingnya dengan menciptakan artis artis bahkan karya yang variatif, juga membuat label-label baru yang terinspirasi dengan kisah sukses label rekaman tersebut untuk membuat sesuatu yang lebih variatif untuk pasar musik Indonesia. Dalam artikel ini, akan kami rangkum beberapa label rekaman Indonesia yang memiliki dampak cukup besar dalam permusik-an tanah air.

DAFTAR LABEL REKAMAN BERPENGARUH DI INDONESIA

1. Sony Music Entertainment Indonesia

Label yang satu ini tentu saja masih menempati salah satu posisi paling atas destinasi idaman artis rekaman karena melihat kesuksesan artis-artis jebolan dapur rekaman ini, diantaranya ada Jaz, Ardhito Pramono, juga TheOvertunes.

2. FFWD Records

FFWD Records juga bisa dibilang merupakan salah satu label rekaman Indonesia yang memiliki dampak pada musik dalam Indonesia. FFWD Records juga menunjukkan hasil kerja kerasnya dengan menjadi salah satu label independen lokal yang bisa menjual album hingga 50 ribu keping kopi.

3. Aquarius Musikindo

Hampir semua masyarakat Indonesia tahu dengan band Dewa 19, salah satu band legend di Indonesia ini merupakan artis yang dinaungi oleh label Aquarius Musikindo. Label rekaman yang telah berdiri sejak tahun 1969 ini, sudah menghasilkan banyak sekali album dari musik ternama pada era 80-90 an.

4. Universal Music Indonesia

Perusahaan rekamant tersohor satu ini disebut-sebut sedang memasuki era “The Second Renaissance” karena artis-artis line up andalan mereka memang sedang meledak belakangan ini. Salah satunya adalah Weird Genius dengan Lathi yang sudah ditonton lebih dari 110jutax di platform Youtube.

Berikut adalah beberapa daftar perusahaan rekaman musik di Indonesia yang dianggap berpengaruh dalam industri musik di tanah air, walaupun tengah berada di era teknologi, namun label perusahaan diatas tetap berusaha untuk memberi warna dalam musik yang ada di Indonesia.

3 Label Rekaman Independen Paling Berpengaruh Di Dunia

3 Label Rekaman Independen Paling Berpengaruh Di Dunia

Label Rekaman Independen Paling Berpengaruh Di Dunia – Tak kehebatan suara dan kualitas yang mumpuni , kesuksesan seorang musisi juga tidak terlepas dari label tempat mereka bernaung. Di tengah ketatnya arus persaingan di belantara musik, label rekaman berperan vital mendongkrak popularitas musisi maupun band yang dinaunginya. Tanpa adanya strategi pemasaran yang tepat , rasanya sulit bagi sebuah band untuk mampu berdiri kokoh di puncak kejayaan.

Beberapa dekade terakhir , sudah muncul label-label independen yang berpengaruh di lanskap musik. Kehadiran mereka menjadi pilihan alternatif bagi label arus utama. Di antara jajaran label independen prominen ini, bukan hanya soal suguhan inovatif, tapi juga konsistensi mereka aktif berkontribusi di dalam scene yang layak mendapat apresiasi.

Nah berikut ini telah kami rangkum beberapa label rekaman independen yang paling berpengaruh di dunia versi hitoprecrods. Penasaran apa saja ? Yuk langsung saja kita simak informasinya di bawah ini.

Sub Pop

Di masa keemasan kancah grunge, Sub Pop adalah ‘rumah’ bagi para elit grunge seperti Nirvana, Mudhoney, dan Soundgarden. Label yang didirikan Bruce Pavitt dan Jonathan Poneman sejak 1986 ini turut berjasa dalam ekspansi seattle sound di segala penjuru dunia.

3 Label Rekaman Independen Paling Berpengaruh Di Dunia

Sebelum Nirvana meraih kesuksesan masif di belantika, album debut mereka, Bleach (1989) adalah salah satu karya yang dinaungi Sub Pop, sebelum akhirnya Kurt Cobain dkk memutuskan hengkang ke label arus utama, DGC dan menelurkan magnum opus Nevermind (1991) dan In Utero (1993). Sampai saat ini, Sub Pop masih aktif menaungi band-band ranah alternative rock seperti Fleet Foxes, Beach House, Father John Misty, Mudhoney, hingga J Mascis.

Rough Trade Records

Label Rekaman Independen Paling Berpengaruh Di Dunia

Di era 80-an, industri musik di tanah Britania makin terkenal setelah banyak bermunculan label-label independen baru. Di bawah komando Beggars Group, Rough Trade perlahan bertransformasi menjadi label independen legendaris di seantero dunia. Rough Trade berfokus menjadi kandang bagi band-band pengusung post-punk, new wave, indie pop, garage rock, dan psychedelic rock.

The Smiths merupakan salah satu nama eksponen paling sukses yang dihasilkan Rough Trade. Kesemua album legendaris band asal Manchester itu diproduksi oleh label yang berbasis di London tersebut. Maju ke beberapa dekade selanjutnya, Rough Trade kembali mengulang sukses mereka dengan mengorbitkan nama-nama hebat seperti The Strokes dan The Libertines.

Creation Records

Label Rekaman Independen Paling Berpengaruh Di Dunia

Jauh sebelum belantara musik dilanda demam Britpop di pembuka dekade 90-an, Creation Records telah lebih dulu menyebar virus di kancah alternative rock medio 80-an. Creation Records didirikan oleh para pegiat kancah meliputi Alan McGee, Dick Green, dan Joe Foster. Selama aktif di industri musik, Creation Records berjasa mempopulerkan sederet grup-grup pelopor di kancah noise pop/shoegaze/indie pop seperti Jesus and Mary Chain, My Bloody Valentine, Primal Scream, Ride, Teenage Fanclub, Swervedriver dan Slowdive.

Masa kejayaan Creation Record dimulai ketika Oasis merilis album debut Definitely Maybe (1994) yang kemudian membesarkan nama Oasis, dan menjadi tonggak awal mula movement britpop pada masa itu. Beragam cerita menarik sempat menghiasi perjalanan Creation Records di industri musik. Salah satunya adalah kisah mereka yang sempat bangkrut setelah menelurkan kitab shoegaze Loveless (1991) milik My Bloody Valentine.