Category: Label Rekaman

3 Label Rekaman Independen Paling Berpengaruh Di Dunia

3 Label Rekaman Independen Paling Berpengaruh Di Dunia

Label Rekaman Independen Paling Berpengaruh Di Dunia – Tak kehebatan suara dan kualitas yang mumpuni , kesuksesan seorang musisi juga tidak terlepas dari label tempat mereka bernaung. Di tengah ketatnya arus persaingan di belantara musik, label rekaman berperan vital mendongkrak popularitas musisi maupun band yang dinaunginya. Tanpa adanya strategi pemasaran yang tepat , rasanya sulit bagi sebuah band untuk mampu berdiri kokoh di puncak kejayaan.

Beberapa dekade terakhir , sudah muncul label-label independen yang berpengaruh di lanskap musik. Kehadiran mereka menjadi pilihan alternatif bagi label arus utama. Di antara jajaran label independen prominen ini, bukan hanya soal suguhan inovatif, tapi juga konsistensi mereka aktif berkontribusi di dalam scene yang layak mendapat apresiasi.

Nah berikut ini telah kami rangkum beberapa label rekaman independen yang paling berpengaruh di dunia versi hitoprecrods. Penasaran apa saja ? Yuk langsung saja kita simak informasinya di bawah ini.

Sub Pop

Di masa keemasan kancah grunge, Sub Pop adalah ‘rumah’ bagi para elit grunge seperti Nirvana, Mudhoney, dan Soundgarden. Label yang didirikan Bruce Pavitt dan Jonathan Poneman sejak 1986 ini turut berjasa dalam ekspansi seattle sound di segala penjuru dunia.

3 Label Rekaman Independen Paling Berpengaruh Di Dunia

Sebelum Nirvana meraih kesuksesan masif di belantika, album debut mereka, Bleach (1989) adalah salah satu karya yang dinaungi Sub Pop, sebelum akhirnya Kurt Cobain dkk memutuskan hengkang ke label arus utama, DGC dan menelurkan magnum opus Nevermind (1991) dan In Utero (1993). Sampai saat ini, Sub Pop masih aktif menaungi band-band ranah alternative rock seperti Fleet Foxes, Beach House, Father John Misty, Mudhoney, hingga J Mascis.

Rough Trade Records

Label Rekaman Independen Paling Berpengaruh Di Dunia

Di era 80-an, industri musik di tanah Britania makin terkenal setelah banyak bermunculan label-label independen baru. Di bawah komando Beggars Group, Rough Trade perlahan bertransformasi menjadi label independen legendaris di seantero dunia. Rough Trade berfokus menjadi kandang bagi band-band pengusung post-punk, new wave, indie pop, garage rock, dan psychedelic rock.

The Smiths merupakan salah satu nama eksponen paling sukses yang dihasilkan Rough Trade. Kesemua album legendaris band asal Manchester itu diproduksi oleh label yang berbasis di London tersebut. Maju ke beberapa dekade selanjutnya, Rough Trade kembali mengulang sukses mereka dengan mengorbitkan nama-nama hebat seperti The Strokes dan The Libertines.

Creation Records

Label Rekaman Independen Paling Berpengaruh Di Dunia

Jauh sebelum belantara musik dilanda demam Britpop di pembuka dekade 90-an, Creation Records telah lebih dulu menyebar virus di kancah alternative rock medio 80-an. Creation Records didirikan oleh para pegiat kancah meliputi Alan McGee, Dick Green, dan Joe Foster. Selama aktif di industri musik, Creation Records berjasa mempopulerkan sederet grup-grup pelopor di kancah noise pop/shoegaze/indie pop seperti Jesus and Mary Chain, My Bloody Valentine, Primal Scream, Ride, Teenage Fanclub, Swervedriver dan Slowdive.

Masa kejayaan Creation Record dimulai ketika Oasis merilis album debut Definitely Maybe (1994) yang kemudian membesarkan nama Oasis, dan menjadi tonggak awal mula movement britpop pada masa itu. Beragam cerita menarik sempat menghiasi perjalanan Creation Records di industri musik. Salah satunya adalah kisah mereka yang sempat bangkrut setelah menelurkan kitab shoegaze Loveless (1991) milik My Bloody Valentine.

3 Jenis Label Rekaman Dalam Industri Musik

3 Jenis Label Rekaman Dalam Industri Musik

3 Jenis Label Rekaman – Apakah kalian bercita cita memiliki album musik sendiri ? Jika iya , ada baiknya kalian memahami lebih dulu label rekaman dan peranannya dalam industri musik. Sebab ada beberapa musisi awam yang menganggap bahwa label rekaman adalah tempat memproduksi hingga akhir suatu lagu yang diciptakan.

Hal ini memang tak sepenuhnya salah. Namun jika bicara lebih luas , ada banyak fungsi dari label rekaman yang bahkan belum banyak diketahui oleh orang orang. Secara umum , label rekaman merupakan wadah memasarkan musik dan video dari seorang musisi, sekaligus melakukan perekrutan artis baru, maupun menetapkan hak cipta terhadap karya dari musisi mereka.

Beberapa label msuik mengatur tentang bayaran royalti lagu dan peredarannya di aplikasi streaming musik. Bahkan ada label rekaman yang membiayai on air radio dan tour untuk musisinya memasarkan lagu ciptaan mereka.

Setelah membahas sedikit mengenai label rekaman , pada artikel kali ini kami akan memberitahu 3 jenis label rekaman dalam industri musik. Yuk langsung saja cek di bawah ini !

Independent Label

Independent Label adalah suatu perusahaan rekaman musik dengan jaringan distribusi sendiri atau dalam artian kecil, dan tak sama dengan Major Label. Dapur rekaman ini memberikan semua pendapatan kepada seorang musisi tanpa dipotong atau dibagi dengan pihak manajemen label.

Selain itu musisi diberikan kebebasan tanpa adanya aturan-aturan tertentu dari manajemen sehingga mereka dapat menentukan arah karir bermusiknya sesuai dengan keinginannya sendiri. Untuk urusan pembuatan lagu dan masa produksi , jenis label rekaman ini membebaskan para artisnya untuk berkarya sebagaimana yang diinginkan.

 

Kekurangan dari Independent Label adalah terbatasnya penikmat musik karena kurangnya distribusi dan promosi yang dilakukan.

 

Major Label

 

Major Label adalah  label rekaman yang biasanya dimiliki oleh pebisnis ternama sebab modal yang dibutuhkan sangatlah besar , terutama saat akan mengorbitkan Slot online gampang menang sang musisi. Sang musisi tidak hanya dibantu untuk memproduksi lagu dan rekaman , namun juga dibantu dari segi penjualan.

 

Fasilitas yang ditawarkan Major Label terbilang sangat lengkap , mulai dari tempat latihan, basecamp seperti rumah atau apartemen, hingga alat-alat penunjang karir. Kendati demikian , berkarir di bawah naungan Major Label bakal membuat kalian  tidak mendapatkan sepenuhnya keuntungan dari hasil kerja kalian.

Yap , pemilik label nantinya akan mendapatkan  keuntungan lebih besar dibandingkan para musisi, mengingat semua fasilitas yang telah diberikan oleh si label rekaman. Selain itu Major Label juga memiliki beberapa aturan tertentu yang otomatis akan menentukan arah karir sang musisi.

Net Label

Net Label adalah jenis label rekaman musik virtual, di mana pendistribusian lagu milik sang musisi dilakukan secara digital. Kehadiran jenis rekaman ini dianggap sebagai warna baru dalam industri musik sebab kini para musisi dapat menggunakannya untuk kepentingan distribusi sekaligus promosi.

Karena digital , maka promosi yang dilakukan akan berfokus pada sosial media seperti Facebook, Instagram, YouTube, hingga Soundcloud. Yang menjadi perbedaan antara Net Label dengan jenis label rekaman musik lainnya adalah Net Label umumnya tidak memproduksi album, melainkan hanya untuk media pendistribusian sekaligus promosi.

Banyak para pebisnis yang menganggap jika Net Label termasuk dapur rekaman yang tidak menguntungkan. Sebab tujuan utama mereka adalah memperkenalkan para musisi yang sudah menghasilkan karya, tak perduli masalah laku atau tidaknya musik tersebut.